Mahasiswa KKN UNHAS dan Karang Taruna Desa Banyuanyara Gelar Pelatihan Kepemudaan dan Demonstrasi Pemanfaatan Cabai sebagai Pestisida Nabati

banyuanyara.desa.id, — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gelomabang 114, berkolaborasi dengan Karang Taruna Tunas Harapan Desa Banyuanyara, Kec. Sanrobone, Kab. Takalar, menyelenggarakan Pelatihan Kepemudaan dan Demonstrasi Pembuatan Pestisida Nabati Berbahan Dasar cabai, Rabu - Kamis (06 – 07 Agustus 2025). Kegiatan ini mengusung tema “Pengembangan Kewirausahaan Pemuda dengan Memanfaatkan Potensi Lokal” dan dihadiri, puluhan pemuda desa, petani, serta perangkat desa.
Pelatihan kepemudaan bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan kepemimpinan, pengelolaan organisasi, dan strategi membangun usaha berbasis potensi desa. Narasumber menekankan pentingnya peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan yang mampu memanfaatkan sumber daya lokal untuk menciptakan peluang ekonomi baru.
Pada sesi kedua, mahasiswa KKN UNHAS mempraktikkan cara membuat pestisida nabati berbahan dasar cabai yang dicampur dengan bahan alami lain ramah lingkungan. Pestisida ini terbukti efektif mengendalikan hama tanaman, mudah dibuat, aman bagi lingkungan, dan terjangkau bagi petani.
Salah Satu Mahasiswa KKN UNHAS di Desa Banyuanyara, [Alya Risky Amalia], mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang fokus pada pemberdayaan Masyarakat petani dan pengembangan pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. “Kami ingin pemuda Banyuanyara tidak hanya berperan dalam organisasi sosial, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dapat membantu perekonomian desa terutama di bidang hasil pertaniannya,” ujarnya.
Sekretaris Desa Banyuanyara, [Rustam, S.kom], mengapresiasi kegiatan tersebut. “Pestisida nabati ini solusi nyata bagi petani. Bahannya tersedia di sekitar kita, pembuatannya sederhana, dan bisa menjadi peluang usaha baru bagi pemuda desa,” katanya.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Banyuanyara ini diakhiri dengan diskusi interaktif. Para peserta membahas pembuatan pestisida nabati skala besar bersama Pemuda Karang Taruna. Harapannya, langkah ini tidak hanya membantu petani mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia, tetapi juga membuka peluang wirausaha bagi pemuda desa dalam memproduksi pestisida alami yang lebih ramah lingkungan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta sinergi antara generasi muda, mahasiswa, dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, memperkuat sektor pertanian, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin