KKN Tematik Unhas Gelar Pelatihan Eco Enzyme Bersama Karang Taruna Tunas Harapan Desa Banyuanyara

09 Agustus 2025
Administrator
Dibaca 13 Kali
KKN Tematik Unhas Gelar Pelatihan Eco Enzyme Bersama Karang Taruna Tunas Harapan Desa Banyuanyara

banyuanyara.desa.id – Tim KKN Tematik Gelombang 114 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan pelatihan eco enzyme di Kantor Desa Banyuanyara, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, pada 6–7 Agustus 2025.

Pelatihan ini menjadi bagian dari program kerja bertema 'Pertanian Organik dan Pengembangan Produk Lokal' yang dibawakan oleh Amanda, mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Unhas. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Karang Taruna Banyuanyara sebagai bagian dari rangkaian pelatihan kepemudaan.

Dalam pelatihan tersebut, Amanda menyampaikan materi mengenai pembuatan dan pemanfaatan eco enzyme - cairan hasil fermentasi kulit buah dan sisa sayuran yang memiliki berbagai manfaat. Produk ini dapat digunakan sebagai pupuk organik, pembersih alami, hingga pengendali hama yang ramah lingkungan. Peserta pelatihan tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan langsung proses pembuatan eco enzyme, mulai dari pemilihan bahan, tahapan fermentasi, hingga teknik penggunaannya di pertanian dan rumah tangga.

Amanda menjelaskan, “Saya berharap pelatihan ini bisa menginspirasi pemuda Desa Banyuanyara untuk mengolah limbah organik skala rumah tangga menjadi produk yang bermanfaat, sehingga tidak hanya membantu lingkungan tetapi juga memberi nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.”

Ketua Karang Taruna Tunas Harapan Desa Banyuanyara, Faisal, memberikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi pemuda kami. Semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan dan menjadi awal bagi inovasi produk lokal di Banyuanyara,” ujarnya.

Pelatihan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan limbah organik skala rumah tangga secara tepat guna. Dengan teknik yang sederhana dan bahan yang mudah diperoleh, eco enzyme dapat menjadi solusi praktis dalam mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah rumah tangga.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pemuda Desa Banyuanyara tidak hanya mampu memproduksi eco enzyme secara mandiri, tetapi juga mengembangkannya menjadi produk unggulan desa yang memiliki nilai jual. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian lokal sekaligus mendorong terciptanya desa yang lebih hijau dan mandiri.